
Langkah pertama adalah memahami bagaimana sistem digunakan sehari-hari. Pola operasi, perangkat yang paling kritis, dan dampak gangguan perlu dicatat agar analisis memiliki konteks yang jelas.
Langkah berikutnya adalah mengidentifikasi titik yang berpotensi menimbulkan gangguan, lalu menyusun prioritas berdasarkan dampaknya terhadap perangkat dan kesinambungan operasional.
Terakhir, hasil pemetaan diterjemahkan menjadi rekomendasi yang dapat dijalankan. Dokumentasi yang rapi membuat evaluasi berikutnya lebih mudah dan membantu tim mengambil keputusan secara konsisten.


